SEKILAS SEJARAH BERDIRINYA

YAYASAN MARDI WALUYA


Tarekat Suster-Suster Fransiskanes Sukabumi (SFS) yang merupakan salah satu dari sekian banyak Tarekat Religius mencoba hadir dan “menyapa” sesama saudara melalui beberapa karya pelayanan. Karya pelayanan tersebut dirintis dan digeluti dari masa ke masa, dan dari generasi ke generasi dengan menghadapi berbagai tantangan yang ada pada zamannya.
Untuk “mewadahi” karya-karya pelayanan tersebut dibentuklah Yayasan Mardi Waluya pada tanggal 31 Oktober 1959, dan sepakat untuk melayani dalam Bidang Pendidikan Kesehatan dan Sosial. Kesulitan, jatuh bangun, kerja keras dan pengabdian yang tulus telah mewarnai derap langkah Yayasan Mardi Waluya dari masa ke masa, dari generasi ke generasi. Tak hanya para Suster SFS yang melewati masa-masa itu, banyak “kaum awam” yang telah turut serta berjuang bersama para Suster, dalam satu spirit yang mau ”menjadi tempat pengungsian bagi yang berkesusahan” (Toevluch in lijden ).
Para anggota SFS dan awam berjuang “membesarkan” Yayasan Mardi Waluya, maka dapat dikatakan bahwa Yayasan Mardi Waluya yang ada sekarang ini telah lahir, hidup, bertahan, dan berkembang berkat “sentuhan kasih” banyak orang. Ini menjadi tugas bersama dari seluruh warga Mardi Waluya : Mengembangkan dan menjadikannya Mardi Waluya tetap eksis sampai kapanpun. Mardi Waluya berupaya menata diri, menata wajah, dalam suasana penuh persaudaraan dan kegembiraan. Semua karyawan “melebur dalam kebersamaan” mensyukuri kasih dan penyertaan Tuhan. Semua dilakukan demi mengembangkan Yayasan Mardi Waluya, tetapi lebih dari pada itu, agar kita semua perlu dan harus :

  •  Ikut memiliki (handarbeni),
  •  ikut merawat (hangopeni), dan
  •  ikut menjaga (hangrosowani) keberadaan Yayasan Mardi Waluya.

Jayalah Yayasan Mardi Waluya !!